Aku (tak) Menyukaimu!

Sungguh tak ingin berharap.
Tapi aku tak mampu.
Mencoba apatis.
Namun hati berteriak,
mengharap mu.

Sungguh aku tak ingin berharap.
Pada hal yang tak seharusnya kuharapkan.

Bagaimana menghapusnya?
Kau tuliskan indahnya senja itu.
Dan, saat senja datang, aku terus saja mengingatmu.

Aku tak menyukaimu, aku yakin itu.
Hanya sukai setiap kata, yang kau rangkai itu.
Hanya sukai cara mu, memandang dunia ini.

Bagaimana mungkin menyukaimu.
Melihatmu saja tak pernah.

Bagaimana mungkin melihatmu.
Ratusan kilo meter membatasi.

Kau di timur ku di barat.

Tapi apa ku bisa berharap?
Berharap bertemu.
Berharap berbincang.
Berharap berteman denganmu.

Bila kau membacanya jawablah..
Apa bisa?
Benarkah?
Pantaskah ku?

Bila bandingkan, aku hanya debu di bawah telapak kakimu.
Tak terlihat,
Tak berharga,
Tak ada apa2nya,
Mungkin mengganggu..

Comments

Popular posts from this blog

Rindu Yang Sesungguhnya

Bodohkah Aku?

Rindu Yang Di Batasi